Menjadi Pribadi Baru

Menjadi Pribadi Baru
Menjadi Pribadi Baru ~ Di postingan sebelumnya saya membahas tentang pentingnya Merenungi Umur Sendiri ,kali saya akan sharing kepada anda seputar kepribadian yang patut kita ketahui berasma.

Bulan Ramadhan telah usai dan kini bagi yang benar-benar menjalankan sepenuh hati puasa Ramadhan tentu saja akan merasakan menjadi pribadi baru, pribadi yang memiliki prilaku yang lebih baik. Jika sebelumnya menjadi blogger yang doyan copas, kini sudah mulai menjadi blogger yang benar-benar mencurahkan ide cemerlangnya kepada para pembaca, jikapun memang copas, juga akan dengan berbangga hati mencantumkan sumber secara jelas dan gamblang...he he he

Menjadi pribadi baru jelas penting bagi siapapun, karena kepribadian yang telah terbentuk setelah puasa ramadhan seharusnya bisa menjadikan seseorang yang bersih dan bisa kembali menata hidupnya ke arah yang lebih baik lagi.

Jika prilaku kita cenderung sama saja setelah puasa ramadhan sedangkan kita seorang muslim, bisa dipastikan kita tak memperoleh apa-apa dari puasa ramadhan dan bisa dipastikan kita termasuk orang-orang yang Rasulullah sebutkan sebagai orang yang hanya memperoleh lapar dan dahaga saja. Lalu coba kita sama-sama tanyakan dalam diri kita sendiri, sudah berubahkan prilaku kita setelah puasa ramadhan?

Mungkin sebelum puasa ramadhan kita cenderung malas sholat 5 waktu, dan ketika bulan ramadhan kita melakukan sholat dengan seksama dan tak ada yang tertinggal, tentu saja efek itu akan tetap terasa setelah ramadhan usai. 

Begitu juga dengan berbagai prilaku kita selama ini, efek puasa ramadhan itu adalah setelah puasa ini usai, bagaimana pribadi seseorang itu, bertambah lebih baik atau malah sama saja.

Menjadi pribadi baru jelas penting bagi siapapun, menata kembali kesalahan dimasa lalu, menyegerakan taubat dan menyegerakan bakti kepada kedua orang tua, menata kembali puing-puing amal yang cerai berai jelas wajib bagi setiap individu. Buah dari Ramadhan yang telah usai bisa dinikmati saat ini, mari menyambut pribadi baru, blogger baru, penguasa baru, guru baru, tentu saja dengan prilaku baru, prilaku yang mengarah ke arah kebaikan....

Artikel Terkait: